Peranan Teknologi Informasi dalam Bidang Militer
Dalam perencanaan operasi militer, sebuah strategi pertahanan adalah landasan untuk mencegah serangan atau meminimalisir kerusakan serangan dengan memperhitungkan kekuatan pertahanan untuk mencegah musuh menaklukkan wilayah. Dari segi komandan, Teknologi Informasi dapat mempercepat penyampaian informasi sehingga dapat mempersingkat waktu dalam pengambilan keputusan. Dari segi pasukan, Teknologi Informasi berfungsi untuk membantu pasukan dalam memperoleh informasi pada waktu dan tempat yang tepat sehingga pasukan menjadi lebih fleksible dalam bergerak.
Pada bidang militer, penerapan teknologi informasi digunakan untuk mengendalikan senjata dan peluru. Selain itu teknologi informasi dapat digunakan untuk operasi persandian dan pengirimannya, untuk navigasi kapal laut dan kapal selam, untuk melakukan simulasi peperangan, dan untuk melakukan pengiriman sandi-sandi rahasia militer. Dengan penguasaan pengetahuan dalam bidang teknologi informasi, musuh dapat ditaklukkan melalui sarana yang berupa teknologi komputer. Sebagai contoh penggunaan program kecerdasan buatan untuk mensimulasikan formasi dan kekuatan musuh memungkinkan serangan menjadi lebih efektif dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.
Bukan hanya organisasi militer saja yang telah memanfaatkan Teknologi Informasi, terorispun telah memanfaatkan Teknologi Informasi sebagai salah satu senjatanya. Terorisme telah menggunakan media baru seperti internet untuk berkomunikasi, baik sesama teroris maupun untuk mencari pengikut. Dengan internet, para pelaku terorisme tampaknya mempunyai latar belakang pendidikan dan pemanfaatan internet yang cukup bagus
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar